Warna Cat Yang Cocok Untuk Dapur

Saat mendesain sebuah rumah, area dapur merupakan salah satu area yang sering kali tidak begitu diperhatikan. Hal ini mengingat letak dapur yang kebanyakan berada di bagian belakang rumah, sehingga dekorasi dan desain interiornya dianggap tidak terlalu mempengaruhi keindahan rumah.

warna-cat-yang-cocok-untuk-dapur.png

Padahal desain interior dapur yang cantik dapat memberi efek yang baik serta mempengaruhi mood dan kenyamanan saat memasak.

Oleh karena itu, setidaknya untuk mendapatkan dapur bergaya minimalis dan menarik faktor warna cat cukup perlu diperhatikan. Baik untuk cat dinding maupun cat kabinet dapur.

Sebagai inspirasi, setidaknya berikut beberapa warna yang cukup populer dan cocok untuk diterapkan pada desain interior dapur.

Putih

Warna putih merupakan salah satu pilihan warna netral yang paling banyak dijadikan untuk desain interior rumah, termasuk pada dapur. Tak mengherankan karena warna putih merupakan warna yang paling mudah menyatu dengan berbagai konsep, gaya dan dekorasi interior.

Memadukan warna putih dengan aksen yang memiliki warna lain pun cukup mudah dilakukan. Selain itu warna putih juga memiliki kesan bersih dan rapi, sehingga memberi kesan positif pada suasana dapur di rumah.

Abu-abu

Selain warna putih, warna abu-abu juga dianggap sebagai salah satu warna yang berada dalam kategori warna netral yang cukup populer dan cocok untuk dapur. Terlebih lagi warna abu-abu sendiri memiliki tone warna terang hingga gelap yang cukup beragam, sehingga pemilihannya pun lebih mudah disesuaikan dengan desain dan dekorasi dapur.

Sering kali warna abu-abu dengan tone gelap misalnya, dipadukan dengan warna putih yang sama-sama berada dalam kategori netral. Atau memadukan warna abu-abu dengan tone terang dengan warna merah muda sehingga memunculkan kesan ceria.

Warna Pastel

Konsep chic shabby umumnya identik dengan pengaplikasian warna-warna lembut atau warna pastel. Jadi jika dapur di rumah menerapkan desain interior dengan gaya shabby chic, ada baiknya warna pastel dijadikan pilihan sebagai alternatif warna dekorasi dapur agar tampak semakin cantik dan menarik.

Merah

Warna merah dipercaya dapat mempengaruhi semangat dan mood seseorang. Jadi tak heran jika warna merah juga cocok dijadikan pilihan untuk dekorasi dapur di rumah untuk memberi kesan segar dan penuh semangat. Dengan pengaplikasian warna merah tersebut tentunya diharapkan semangat dan aktivitas memasak pun menjadi lebih menyenangkan.

Advertisements

Ternyata Zaman Dulu Sepatu High Heels Itu Untuk Pria, Lho!

Pada zaman sekarang high heels memang menjadi sepatu yang wajib dimiliki oleh wanita. Setomboy-tomboy nya wanita pasti memiliki senggaknya 1 pasang high heels di lemari sepatunya. High heels wanita pun beraneka ragam tergantung dari jenis dan kebutuhan yang kamu butuhkan.

ternyata-zaman-dulu-sepatu-high-heels-itu-untuk-pria-loh.png

High heels juga biasanya dipadupadankan dengan tas terbaru supaya penampilan kamu terlihat makin kece. Tapi tahukah kamu ternyata dulu high heels itu diperuntukkan buat pria loh! Wah, kira-kira kapan ya high heels bisa masuk lagi dalam jajaran sepatu pria 2018?

Simak yuk sejarah high heel berikut ini!

Ternyata high heels dulunya digunakan oleh para penunggang kuda dari Persia loh! Tumit sepatu memang dirancang tinggi supaya para penunggang pria bisa menjaga keseimbangan ketika menaruh kaki di tempat berkudanya. Kemudian pada akhir abad ke-16, tren high heels pun akhirnya menyebar ke Eropa. Raja Louis XIV merupakan orang yang sangat senang dengan hal ini karena tinggi tubuhnya hanya sekitar 165cm.

Dengan menggunakan high heels, dia tentu akan terlihat lebih tinggi dan berwibawa. Raja Louis XIV pun identik dengan high heels berwarna merah hingga akhirnya high heels hanya boleh digunakan oleh keluarga kerajaan untuk membedakan antara keturunan ningrat dan rakyat biasa.

Cari Promo Terbaru Produk M&S diĀ marks and spencer clearance

Kemudian baru pada tahun 1630, high heels diadaptasi oleh para wanita yang mau tampil androgini. Para wanita tersebut pun menggunting rambut menjadi lebih pendek dan merokok karena pada saat itu penampilan seperti itu merupakan penampilan yang trendi. Ketika Revolusi Perancis sedang berjalan, para wanita pun meninggalkan trend high heels tersebut tapi tentu saja nggak berlangsung lama.

Pada pertengahan abad ke-19, high heels kembali menjadi ornamen fashion yang harus dipakai oleh para model Perancis yang suka berfoto erotis. Hingga akhirnya sampai pada abad milenium hingga sekarang, para wanita masih tetap tergila-gila pada high heels karena dengan menggunakan high heels tentu dapat menunjang penampilan dan menaikkan kelas mereka di mata orang lain. Kalau kamu udah punya berapa high heels nih di lemari sepatu?